Penerimaan Siswa Baru : Kejujuran dan Independensi

| July 11, 2010
Memasuki Tahun Ajaran Baru, sekolah mulai diramaikan lagi dengan Penerimaan Calon Siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.  Nah, seperti halnya Penerimaan CPNS, penerimaan ini sangat rentan dengan kecurangan dalam prosesnya.  Mulai dari penerimaan berkas siswa sampai pada proses seleksi.  (Ada yang protes dengan pernyataan ini ? :P )
Mungkin hal ini dianggap wajar, tapi tahukah kita bahwa hal itu merupakan kemunduran bagi dunia pendidikan dan akan berdampak buruk bagi sekolah dan tenaga akademisnya.  Astaga ! Kemunduran? …..  Buruk? …..  OK..    OK ..   akan kita bahas satu per satu.
  • Kemunduran
Sekolah merupakan wadah untuk menempa bibit-bibit Bangsa dan semua orang  mengakui itu.  Tapi jika dalam prosesnya, sekolah menjalankan proses yang tidak benar, bukankah itu merusak watak siswa itu sendiri?  Jika dari hal sekecil ini kita menjalankan kecurangan (KKN atau apalah), bagaimana untuk hal-hal selanjutnya? Bukankah itu suatu kemunduran pendidikan bangsa?
  • Buruk?
Ini adalah inti utama.  Penjelasannya sebagai berikut :
  1. Jika siswa yang diterima dalam sebuah sekolah tidak memenuhi kriteria, tapi tetap dipaksakan masuk karena sesuatu hal (Misalnya : Mampu membayar, Anak Guru/Kepala Sekolah, Anak Pejabat, Anak orang berpengaruh, de el el yang cukup menyakitkan hati …. hehehe), bukankah akan merusak nama sekolah itu sendiri jika ternyata kemampuan mereka dibawah rata-rata?
  2. Jika ternyata Siswa yang dipaksakan masuk tersebut tidak mampu mengikuti perkembangan pelajaran bersama teman-temannya disekolah, bukankah itu akan merepotkan proses belajar mengajar?
  3. Tenaga pendidik disekolah akan kesulitan dalam memetakan pelajaran dalam kelas jika ternyata siswa LetJen (Lewat Jendela … Ups) tidak mampu menerima pelajaran dengan baik dibandingkan dengan teman sekelasnya
  4. Jika ada pejabat yang memanfaatkan jabatannya untuk memasukkan anak atau keluarganya untuk masuk dalam suatu sekolah, bukankan mereka seharusnya yang melakukan pengawasan agar tidak terjadi kecurangan?

Semua berharap sekolah bisa independen, tidak terpengaruh oleh faktor luar. Jika sekolah bisa bersikap, bisa dipastikan  outputnya akan memuaskan.

Setuju dengan ini??

Kata kunci pencarian untuk artikel ini:

Tags: , , ,

Category: Pendidikan

About uphy81: Blogger Palu yang Online sendiri, tidak tergabung dalam komunitas apapun. Suka menulis apapun yang mau ditulis. Apapun yang menguntungkan, selama tidak merugikan orang lain, pasti diikuti, direview, dan dikasi tau ke orang lain supaya bisa ikut untung juga. Salam kenal untuk pembaca setia.. Dimanapun Anda berada View author profile.

Comments (9)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. Sukadi's Blog says:

    Setuju, untuk memperoleh sebuah hasil yang maksimal diperlukan kejujuran dan yang terpenting adalah ‘kompromi’ biaya pendidikan… trimakasih

  2. Saung Link says:

    Salah satu penyebab kemunduran dunia pendidikan memang diakibatkan oleh sistem penerimaan siswa baru yg gak transparant karena ada pihak2 luar yg ikut main

  3. Link Tea says:

    Sangat setuju sob kalau skolah itu mesti independen dan setiap pnerimaan siswa baru atau apapun yaa. harus benar2 transparant

  4. Pandri says:

    Ini sudah jadi rahasia umum dan ini sungguh sangat tidak baik. Kemunduran dunia pendidikan yang berdampak besar. Bukan hanya pendidikan dan penerimaan cpns aja mas.

    Aplgi klo semisal mahasiswa2 yg masuk Fakultas kedokteran dengan uang pelicin. Wuiiihh..,bakal banyak mal praktek di Indonesia kita ini. Menyedihkan..

    Untung saya jarang bgt sakit. Jadi y g ad urusan sm dokter. Klopun skt, mnding ke negeri tetangga aj. Jujur, murah. Haha..

    • uphy81 says:

      Hehehe,,, kyknya udah susah diubah sob… makanya output dari sebuah institusi pasti selalu berorientasi uang dan bukan pelayanan prima

  5. tomi says:

    saya setuju mas.. prakteknya memang spt itu.. siapa yg mampu membayar pasti anaknya bs masuk..
    pdhl banyak potensi laen yg bagus tp tdk bs sekolah krn terbentur biaya

  6. kampus blog says:

    Setujuuuuuuuuuuu mas…

  7. aura pelupa says:

    Sangat setuju, semoga semua menyadari masalah ini, sehingga siswa lebih terseleksi dan keberhasilannya bisa merubah negara kita yang berantakkan saat ini! Ayo kita mulai dari diri kita!

    • uphy81 says:

      wah, setuju skali mas,,, semua memang dimulai dari diri pribadi kita…. sy sdh melupakan itu, hehehe