Ini Perbedaan Teh Hijau Indonesia dan Jepang

Teh hijau sudah menjadi salah satu jenis teh yang paling banyak disukai oleh penikmatnya. Sama halnya seperti teh pertama yang berasal dari China, teh hijau juga berasal dari negeri Tirai Bambu pada jaman Dinasti Song. Teh hijau sendiri pertama kali dikonsumsi pada jaman pemerintahan Raja Shennong di tahun 2737 sebelum masehi.Teh hijauĀ  sendiri pun dibawa ke Jepang pertama kalinya oleh seseorang yang bernama Myoan Eisai yang juga seorang biksu. Sejak itulah, teh hijau semakin populer di seluruh penjuru Negeri Jepang.

Tidak hanya di China dan Jepang the terkenal, di Indonesia pun memproduksi teh hijau dari pohon-pohon teh yang juga ditanam di Tanah Air. Bahkan ada beberapa coffe shop yang mengolah the hijau dengan berbagai olahan kuliner yang menarik, contohnya seperti keu cubit green tea, bahkan minuman seperti green tea latte.

Lalu, seperti apa yang membedakan antara teh hijau asal Indonesia dan teh hijau dari Negara lainnya seperti jepang?

Menurut Teguh Kustiono yang memiliki perkebunan teh hijau di Ciwidey, Bandung, teh hijau asal Indonesia dibuat dari daun teh yang berasal dari pohon teh varietas asamika sinensis yang ukuranya lebih kecil tapi kualitas tidak jauh berbeda.Tidak hanya itu, ada beberapa perbedaan lainnya seperti kandungan polifenolnya yang kaya akan antioksidan. Teh asamika yang mengandung polifenol yang jauh lebih tinggi dibandingkan teh hijau jenis lainnya, sehingga sangat menyehatkan untuk tubuh anda.

Tetapi, zat polifenol ternyata membuat cita rasa teh menjadi lebih sepat atau pahit. Berbeda sekali dengan teh hijau dari China dan Jepang yang lebih ringan. Tapi hal ini justru menjadi daya tarik bagi kebanyakan warga Eropa yang menyukai teh hijau Indonesia karena rasanya sepatnya.

Negara-negara tertentu di eropa justru menyukai teh yang rasanya sepat. Karena meminum teh yang sepat itu mulut kita rasanya jadi lebih bersih. Itulah alasan mengapa kalau memakana makanan yang berlemak diberi minuman the, karena teh membersihkan tubuh dari lemak yang tidak baik.

Jika anda ingin mendapat khasiat teh hijau secara lebih maksimal sampai dapat membersihkan lemak, menurunkan kadar gula darah anda, dan kolesterol serta menyehatkan kulit wajah, Anda diharuskan mengonsumsi teh secara rutin yaitu sebanyak tiga kali sehari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *