Kelemahan Android Paling Fatal, Kamu Wajib Tahu

Bicara kelemahan android tak bisa dilepaskan dari iOS. Sebab dua Operating System (OS) inilah yang sampai saat ini terus bersaing ketat memperebutkan hati para pengguna smartphone. Keduanya bisa dibilang telah menyisihkan OS lain semacam Windows phone. Hanya saja, sebagai OS terbesar pesaing utama iOS, apakah OS android tidak memiliki kelemahan? Yang jelas ada. Dan kelemahanya itu biasanya dikenal sebagai kelebihan iOS.

Sama juga ketika kita bicara soal kelemahan iOS. Maka kita bicara soal kelebihan Android. Nah, mari coba kita uraikan satu persatu kelemahan Android dibanding dengan iOS.

  1. Android tidak dibangun sebagai produk yang ekslusif

Ini adalah kelemahan sekaligus juga kelebihan. Kalau kita melihat dampak negatifnya, maka bisa kita sebut sebagai kelemahan. Sebaliknya kalau kita bicara dampak positifnya, maka bisa disebut sebagai kelebihan.

Android mengusung OS dengan sifat Open source, artinya kode-kode yang dikembangkan bisa diubah oleh pengguna. Android juga memperbolehkan pihak ketiga masuk dalam program mereka. Akibatnya, ekslusivitas smartphone android tidak ada. Bahkan dampak lebih buruknya, OS android bisa terkena virus.

Tentu berbeda dengan iOS yang memilih sifat Close source, ia tidak mengijinkan pihak ketiga masuk dalam program mereka. Kamu tidak pernah kan melihat ada iPhone bisa disambungkan dengan bluetooth atau ditambah dengan memori eksternal. Itu bisa jadi kelemahan sekaligus juga kelebihan. Kelebihanya bisa menjamin keamanan yang ada di ponsel jauh lebih baik. Tapi kekuranganya, kita harus selalu tergantung dengan pengembang, Apple.

  1. Update Terus

Ini salah satu pelayanan terbaik yang diberikan oleh Apple. Sebagai implikasi atas kebijakan mereka hanya mengeluarkan produk baru dengan jangka waktu yang cukup lama, mereka menjamin bahwa produk lama mereka tetap mendapatkan update iOS secara berkelanjutan. Bahkan sampai pada versi terakhir. Tentu berbeda dengan OS android, kamu yang menggunakan ponsel kelas mainstream paling-paling hanya bisa mengupdate OS adroid satu tingkat di atasnya. Kalau untuk kelas High end dan Flagship lebih mending. Bisa sampai empat tingkat berikutnya.

Bandingkan dengan iPhone yang sudah dirilis dari tahun 2013 dan sampai sekarang masih memperoleh update terus. Kalau kamu beli ponsel smartphone android tahun 2013, apapun ponsel kamu, paling-paling hanya sampai ke versi Android Lollipop saja.

  1. iOS: Keren dengan antarmuka sederhana dan teknologi layar lebih unggul

Kelemahan android berikutnya datang dari antar muka yang disematkan. Jika dibanding dengan iOS, antarmuka android jauh lebih ribet. Makanya orang-orang yang menyukai kesederhanaaan pasti lebih memilih iPhone ketimbang smartphone android. Apalagi pada antarmuka iOS, kamu sebagai pengguna tak lagi perlu dituntut ini itu untuk mendapatkan personalisasi layar yang tepat. Walau memang tampilan layar biasanya subjektif.

Selain tampilan antarmuka yang sederhana, layar iPhone juga memiliki teknologi yang tak dimiliki Android. iPhone dibekali dengan fitur atau teknologi Retina Display, sehingga kamu yang berlama-lama memandang ponsel tetap terasa nyama. Fitur ini tidak bisa kamu temukan pada semua ponsel Android. Sementara pada produk Apple sejak iPhone 4 sudah diterapkan teknologi ini.

Beberapa kelemahan android, bisa saja menjadi keunggulan. Seperti yang ada pada poin nomor satu. Terutama bagi kamu yang menyukai ponsel degan sifat personalisasi yang kuat, tak ada alasan kamu untuk tidak memilih android. Sebab hanya dengan androidlah, kamu bisa menjadikan smartphone seperti apa yang kamu mau.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *