Video dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi Malaysia terhadap Tenaga Kerja asal Indonesia marak beredar. Dari video tersebut jelas terlihat aksi premanisme dari oknum polisi yang melayangkan pukulan dan tendangan meskipun korban sudah tidak berdaya.
Menurut ahli forensik TI kepolisian Indonesia, video tersebut diambil secara sembunyi-sembunyi (spy cam) yang mungkin diletakkan di atas meja atau tempat tertentu. Sungguh menyakitkan hati bagi seluruh Warga Indonesia. Lebih memalukan lagi, video kekerasan tersebut dengan mudah beredar dari ponsel ke ponsel melalui fasilitas bluetooth.
Menakertrans menegaskan, jika benar korban tersebut adalah Tenaga Kerja Indonesia, pihaknya kan melayangkan protes keras terhadap Kepolisian Diraja Malaysia.
Apa dengan protes sudah cukup? Lantas nasib TKI yang selama ini teraniaya apa cukup dengan protes? Semuanya tergantung, apakah Warga Indonesia masih punya harga diri atau tidak sama sekali.


Well, this is my first visit to your blog! We are a group of volunteers and starting a new initiative in a community in the same niche. Your blog provided us valuable information to work on. You have done a marvellous job!
Like or Dislike:
0
0