Loading images...
My Friends

bendera indo-malayVideo dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi Malaysia terhadap Tenaga Kerja asal Indonesia marak beredar.  Dari video tersebut jelas terlihat aksi premanisme dari oknum polisi yang melayangkan pukulan dan tendangan meskipun korban sudah tidak berdaya.

Menurut ahli forensik TI kepolisian Indonesia, video tersebut diambil secara sembunyi-sembunyi (spy cam) yang mungkin diletakkan di atas meja atau tempat tertentu.  Sungguh menyakitkan hati bagi seluruh Warga Indonesia. Lebih memalukan lagi, video kekerasan tersebut dengan mudah beredar dari ponsel ke ponsel melalui fasilitas bluetooth.

Menakertrans menegaskan, jika benar korban tersebut adalah Tenaga Kerja Indonesia, pihaknya kan melayangkan protes keras terhadap Kepolisian Diraja Malaysia.

Apa dengan protes sudah cukup? Lantas nasib TKI yang selama ini teraniaya apa cukup dengan protes?  Semuanya tergantung, apakah Warga Indonesia masih punya harga diri atau tidak sama sekali.

Kata pencarian yang digunakan untuk artikel ini:

Artikel yang mungkin berhubungan

One Response untuk “Video Dugaan Penganiayaan TKI Oleh Polisi Malaysia”

  • Menggunakan Mozilla Firefox 3.5.3 OS Windows 7

    Well, this is my first visit to your blog! We are a group of volunteers and starting a new initiative in a community in the same niche. Your blog provided us valuable information to work on. You have done a marvellous job!

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

Uvebana sangat berterima kasih kalo anda tidak meninggalkan link dalam komentar anda. Dan akan sangat bijak jika komentar anda tidak bersifat SARA atau bernada Tidak Sopan

Tinggalkan Komentar Anda



Tag Post

Aplikasi (13)
Dolar Internet (11)
Gadget (2)
Komputer & Internet (56)
Opini (10)
Pendidikan (7)
Syair/Puisi (2)
Teknologi (1)
Tentang Blog (32)
Tips Facebook (52)
Umum (30)

WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.

Powered By
My Popularity (by popuri.us)

HTML hit counter - Quick-counter.net
Komentar